, ,

Toni Supit Jalankan Reses, Jemput Aspirasi Masyarakat Kepulauan Sitaro

by -3754 Views

Jemput Aspirasi di Pulau, Toni Supit Gelar Reses Intensif untuk Dengar Keluhan Warga Sitaro

News Buroko- Memenuhi panggilan tugas konstitusionalnya, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Toni Supit, secara aktif menjalankan kegiatan reses dengan menyambangi langsung jantung daerah pemilihannya (dapil) di wilayah kepulauan. Reses ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan sebuah misi jemput bola untuk menyelami secara langsung denyut nadi kehidupan dan aspirasi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biro (Sitaro).

Toni Supit Jalankan Reses, Jemput Aspirasi Masyarakat Kepulauan Sitaro
Toni Supit Jalankan Reses, Jemput Aspirasi Masyarakat Kepulauan Sitaro

Baca Juga : Kostas Tsimikas Tinggalkan Liverpool, Diboyong AS Roma dengan Status Peminjaman

Kegiatan yang merupakan agenda wajib wakil rakyat ini difokuskan untuk menyerap, mencatat, dan memperjuangkan setiap suara, harapan, serta keluhan masyarakat. Tujuannya jelas: mengolah aspirasi tersebut menjadi bahan kebijakan strategis dalam perencanaan pembangunan daerah dan penganggaran (APBD) tingkat Provinsi Sulawesi Utara, agar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan riil di lapangan.

Dialog Langsung, Aspirasi Nyata Terdengar

Toni Supit memilih pendekatan yang partisipatif dengan menggelar forum dialog terbuka bersama warga dari Pulau Siau dan Tagulandang. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu, berbagai persoalan mendasar mengemuka dari mulut-mulut para pelaku usaha, petani, nelayan, hingga para orang tua.

“Ini momen yang sangat berharga. Di sini, saya bukan hanya mendengar data dan statistik, tetapi langsung merasakan getirnya perjuangan dan besarnya harapan yang disampaikan dengan penuh kejujuran oleh masyarakat,” ujar Toni Supit.

Gambaran Nyata Aspirasi dari Pulau

Berikut adalah poin-poin konkret yang menjadi perhatian utama masyarakat Sitaro:

  1. Dukungan untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif:
    Banyak pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mengeluhkan kesulitan mengakses modal usaha. Padahal, potensi untuk dikembangkan sangat besar, mulai dari perdagangan, pengolahan hasil laut seperti cakalang fufu dan olehan ikan lainnya, hingga kerajinan tangan khas yang menjadi buah tangan andalan.

  2. Peningkatan Sektor Pertanian & Ketahanan Pangan:
    Para petani di kepulauan menyuarakan kebutuhan mendesak akan bibit unggul, pupuk yang terjangkau dan tepat waktu, serta alat pertanian yang dapat meringankan beban kerja. Dukungan ini dinilai krusial untuk mengukuhkan ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan.

  3. Modernisasi Alat Tangkap untuk Nelayan:
    Para nelayan, ujung tombak ekonomi maritim Sitaro, berharap dapat beralih ke alat tangkap yang lebih modern dan ramah lingkungan. Bantuan tersebut diyakini dapat meningkatkan hasil tangkapan secara signifikan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut untuk generasi mendatang.

  4. Infrastruktur Dasar yang Memprihatinkan:
    Kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui menjadi keluhan utama yang menghambat distribusi barang dan mobilitas warga. Masyarakat mengharapkan adanya program pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur jalan secara berkala.

  5. Pendidikan dan Kesehatan yang Merata:
    Dua sektor vital ini juga menjadi perhatian serius. Banyak keluarga mengharapkan program beasiswa untuk meringankan biaya pendidikan anak-anak mereka.

Komitmen untuk Diperjuangkan

“Suara dari Siau dan Tagulandang ini adalah kompas bagi kami di DPRD. Aspirasi yang disampaikan sangat komprehensif, mencakup sektor ekonomi, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Ini membuktikan bahwa masyarakat kita sangat kritis dan peduli terhadap pembangunan daerahnya.

Pertama-tama, Toni mengunjungi sejumlah pelaku UMKM di pusat kerajinan dan pengolahan hasil laut. Di sana, ia menyaksikan sendiri semangat para perajin yang terkendala oleh peralatan sederhana. Selanjutnya, kunjungannya berlanjut ke beberapa kelompok tani dan nelayan. Ia tidak hanya berdiskusi, tetapi juga mencoba merasakan langsung kesulitan mereka menggunakan alat tradisional. Bahkan, ia meninjau kondisi jalan rusak dan fasilitas Puskesmas yang menjadi keluhan utama.

Sebagai hasil dari serapan aspirasi dan tinjauan lapangan ini, Toni segera merumuskan beberapa langkah strategis. Secara khusus, ia berjanji akan memperjuangkan beberapa hal dalam pembahasan APBD mendatang.

Berikutnya, ia akan memfasilitasi pertemuan antara perwakilan kelompok nelayan dengan Dinas Perikanan provinsi. Tujuannya adalah untuk membahas skema bantuan alat tangkap modern yang ramah lingkungan secara lebih detail dan tepat sasaran.

Selain itu, terkait permintaan bantuan modal usaha, Toni telah menyiapkan solusi jangka pendek. Misalnya, ia akan menghubungkan komunitas pengusaha muda dengan lembaga keuangan mikro untuk memudahkan akses permodalan. Bahkan, untuk masalah infrastruktur yang mendesak, ia telah mengirimkan surat permohonan perbaikan segera kepada dinas terkait.

Akhirnya, Toni menegaskan bahwa perjuangannya tidak berhenti sampai di sini. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk terus berkomunikasi melalui channel yang telah dibentuk oleh timnya. Dengan demikian, ia memastikan bahwa suara dari kepulauan tidak lagi tenggelam dan akan terus bergema di gedung DPRD Provinsi Sulut, demi terwujudnya Sitaro yang lebih maju dan sejahtera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.