, ,

Reuni Akbar IV ESEMPEMUSA Sebuah Festival Kebersamaan Di Manado

by -1899 Views

Merajut Kembali Ikatan, Menyalakan Semangat Masa Depan: Mubes & Reuni Akbar IKA ESEMPEMUSA MANADO Bukti Cinta pada Almamater

News Buroko– Bukit-bukit hijau dan birunya laut Minahasa Utara menjadi saksi bisu atas sebuah peristiwa penuh makna. Pada 25-26 Oktober 2025, gelombang kenangan dan suka cita membanjiri Kota Manado. Ratusan alumni SMP Muhammadiyah 1 Manado, dari yang beruban hingga yang masih penuh semangat muda, berkumpul dalam sebuah perhelatan akbar: Musyawarah Besar (Mubes) I dan Reuni Akbar IV Ikatan Alumni (IKA) ESEMPEMUSA MANADO. Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah festival kebersamaan yang mengukir makna baru dari tema besarnya: “Merawat Kenangan, Menjalin Kebahagiaan, Membangun Masa Depan.”

Reuni Akbar IV ESEMPEMUSA Sebuah Festival Kebersamaan Di Manado
Reuni Akbar IV ESEMPEMUSA Sebuah Festival Kebersamaan Di Manado

Baca Juga : Kelengkeng tersimpan Segudang Khasiat Kesehatan Yang luar Biasa

Jalan Sehat yang Menghidupkan Memori

Matahari pagi belum terlalu terik ketika ratusan alumni sudah memadati area depan Mega Mall Manado. Dengan kaos seragam berwarna cerah, mereka memulai rangkaian acara dengan “Jalan Sehat Alumni.” Namun, ini bukanlah jalan sehat biasa. Ini adalah parade nostalgia yang hidup. Langkah-langkah mereka tidak hanya menapak aspal, tetapi juga menyusuri lorong waktu.

Tawa riang dan yel-yel khas dari masing-masing angkatan bersahut-sahutan, membuyarkan kesunyian pagi. Ada yang langsung berpelukan meski baru saling mengenali setelah puluhan tahun, ada yang berfoto selfie dengan latar gedung-gedung yang kini telah berubah. Finish line di halaman SMP Muhammadiyah 1 Manado menjadi momen paling mengharukan. Berdiri di tempat yang sama puluhan tahun lalu, mata banyak alumni berkaca-kaca. Doorprize dan hiburan yang dibagikan hanya pelengkap; hadiah terbesarnya adalah pertemuan itu sendiri.

Puncak Kemeriahan di Sutan Raja: Sebuah Pesta Kekeluargaan

Kemeriahan berpindah ke Sutan Raja Hotel & Convention, Minahasa Utara, yang menjadi lokasi puncak acara. Ruang konvensi yang elegan disulap menjadi ruang pertemuan keluarga besar. Suasana khidmat berpadu dengan kegembiraan saat Ketua Panitia, Lilis Suryani Damis, secara resmi membuka acara.

Keistimewaan acara ini ditegaskan dengan kehadiran Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dan Ketua PWM Sulut, Masrur Mustamat. Dalam sambutannya, keduanya tidak hanya memberikan sambutan protokoler, tetapi pujian tulus. Mereka mengapresiasi soliditas dan komitmen para alumni yang tidak hanya menjaga ikatan, tetapi juga menjadi pionir dan teladan positif bagi generasi muda Muhammadiyah di Sulawesi Utara.

Acara kemudian dihidupkan oleh gaya pandu Endi (Umar), alumni angkatan 1983. Dengan kelucuan dan kesejukan khas Manado, ia merangkai seluruh acara tanpa jeda kebosanan. Setiap canda, setiap selingan lagu, berhasil mencairkan suasana dan membuat setiap momen terasa personal dan berkesan.

Momen Bersejarah: Estafet Kepemimpinan dengan Hati

Di tengah kemeriahan, ada satu sesi yang penuh khidmat dan makna. Mahyudin Damis, Ketua Umum periode sebelumnya, dengan sikap legowo dan bijaksana, menyampaikan pernyataan resmi bahwa ia tidak akan mencalonkan diri lagi.

Dua alasan utama ia sampaikan dengan hati-hati:

  1. Komitmen pada Janji: Sejak terpilih dalam Reuni Akbar II di Gorontalo, ia telah berkomitmen untuk hanya menjabat satu periode.

  2. Semangat Regenerasi: Ia ingin membuka ruang lebar-lebar bagi penyegaran kepemimpinan, memberikan kesempatan kepada angkatan muda (1997-2000an) untuk mengisi struktur organisasi dan membawa ide-ide segar.

Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah dan panjang, sebuah penghormatan kolektif atas dedikasi dan kepemimpinan beliau yang telah meletakkan fondasi kokoh bagi kebersamaan IKA ESEMPEMUSA.

Vakumnya kepemimpinan segera diisi melalui proses yang demokratis dan penuh kekeluargaan. Melalui musyawarah mufakat per angkatan, forum Mubes secara aklamasi menetapkan Djamaluddin Poli sebagai Ketua Umum IKA ESEMPEMUSA MANADO yang baru. Beliau ditetapkan sebagai Ketua Formatur, yang akan dibantu oleh delapan anggota formatur yang mewakili delapan angkatan alumni. Keputusan ini mencerminkan prinsip “dari alumni, oleh alumni, untuk alumni.”

Sebuah Penutup yang Adalah Awal Baru

Acara puncak ditutup dengan doa bersama yang khusyuk, memohon keberkahan untuk almamater dan semua anggota. Sesi foto kenangan berikutnya bukan hanya sekadar mengabadikan senyum, tetapi merekam sebuah ikrar. Dalam keharuan yang terasa, para alumni berkomitmen untuk terus berkontribusi, tidak hanya bagi SMP Muhammadiyah 1 Manado, tetapi juga bagi masyarakat dan daerah di mana pun mereka berpijak.

MUBES I dan Reuni Akbar IV IKA ESEMPEMUSA MANADO telah usai. Namun, semangat yang dibangunkannya baru saja menyala. Acara ini telah membuktikan bahwa ikatan yang dibangun di bangku sekolah adalah benih yang, jika dirawat, akan tumbuh menjadi pohon besar yang rindang, mampu meneduhi, menyuburkan, dan menjadi penopang bagi generasi-generasi berikutnya. Inilah esensi sebenarnya dari “Semangat Lintas Generasi” – sebuah warisan kebahagiaan dan kebersamaan yang tak ternilai harganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.