, ,

Pesisir Tidore Yang Memprihatinkan Sampah Membanjiri Jalan Dan Drainase

by -3346 Views

Gotong Royong Cepat Tangani Sampah Kiriman Ombak di Pesisir Tidore, Kodim 1301/Sangihe Pimpin Aksi Bersih-bersih

News Buroko- Kondisi pesisir pantai di sepanjang Jalan Boulevard, Kelurahan Tidore, yang biasanya menawan, baru-baru ini berubah menjadi pemandangan yang memprihatinkan. Ombak besar yang disertai air pasang tidak hanya menyapu pantai, tetapi juga menghempaskan tumpukan sampah dan material ringan ke daratan. Sampah-sampah tersebut menutupi sebagian jalan, saluran drainase, dan kawasan sekitar, mengganggu pemandangan dan berpotensi menghambat aktivitas masyarakat.

Pesisir Tidore Yang Memprihatinkan Sampah Membanjiri Jalan Dan Drainase
Pesisir Tidore Yang Memprihatinkan Sampah Membanjiri Jalan Dan Drainase

Baca Juga : Janice Tjen Petenis Putri Indonesia Resmi Bertengger Di Top 100 Dunia

Merespons kondisi darurat lingkungan ini, jajaran Kodim 1301/Sangihe tampil sebagai garda terdepan dengan menggelar aksi kerja bakti berskala besar. Aksi yang dilaksanakan dengan cepat ini tidak hanya melibatkan personel TNI, tetapi juga menjadi wujud sinergi yang solid antara instansi pemerintah dan komunitas masyarakat. Tujuannya jelas: mengembalikan kebersihan dan keamanan lingkungan bagi warga Kelurahan Tidore.

Pasiter Kodim 1301/Sangihe, Kapten Cke. Celsius Wangka, dalam keterangannya menekankan semangat kolaborasi dalam aksi ini. “Kegiatan gotong royong ini kami inisiasi sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian nyata TNI terhadap lingkungan tempat tinggal masyarakat. Kami tidak bergerak sendiri. Semangatnya adalah gotong royong, bahu-membahu dengan pemerintah daerah dan warga untuk memastikan jalan kembali bersih, lancar, dan aman untuk dilalui. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama,” ujar Kapten Wangka.

Aksi penanganan sampah ini memadukan kekuatan dari berbagai elemen

Sebanyak 22 personel Kodim 1301/Sangihe turun langsung, didukung oleh 7 anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan 5 petugas dari Dinas Lingkungan Hidup. Yang tak kalah penting, semangat warga Kelurahan Tidore pun bangkit untuk terlibat aktif membersihkan lingkungan mereka sendiri.

Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong, mereka bekerja sama membersihkan sampah-sampah yang terbawa ombak, termasuk lumpur yang mengendap dan menghambat saluran air. Sumbatan di drainase yang berpotensi menyebabkan genangan air saat hujan berhasil dibersihkan, memulihkan fungsi infrastruktur publik tersebut.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari warga setempat. Kehadiran TNI dan pemerintah di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya di saat tugas operasional, tetapi juga dalam aksi nyata pelestarian lingkungan, dinilai sangat membanggakan dan menumbuhkan rasa aman. Aksi kerja bakti ini diharapkan tidak hanya membersihkan lingkungan untuk sementara, tetapi juga dapat menginspirasi semua pihak untuk lebih peduli dan menjaga kebersihan pantai serta kelestarian alam Kepulauan Sangihe yang indah ini.

Aksi gotong royong ini pun segera menunjukkan hasil yang nyata

Dalam hitungan jam, tumpukan sampah yang sebelumnya mengotori jalan raya dan saluran air mulai berhasil dityingkirkan. Selanjutnya, semua personel dan warga terus bekerja tanpa henti untuk mengangkut tumpukan sampah tersebut ke tempat pembuangan sementara.

Bahkan, semangat mereka tidak hanya berpusat pada pembersihan jalan utama. Tanpa menunggu perintah, beberapa anggota secara spontan membersihkan serpihan sampah yang tersangkut di pepohonan dan pembatas jalan. Selain itu, mereka juga memastikan bahwa seluruh drainase yang tersumbat kembali berfungsi dengan baik, sehingga mencegah potensi genangan air di kemudian hari.

Kapten Cke. Celsius Wangka turut serta langsung dalam aksi ini dan memberikan semangat

 Sambil bekerja, ia menegaskan, “Kami tidak bisa hanya menunggu dan berharap situasinya membaik. Oleh karena itu, kehadiran kami di sini adalah bukti komitmen untuk bertindak. Lebih dari itu, kolaborasi yang erat ini menjadi kunci utama keberhasilan penanganan darurat lingkungan seperti ini.”

Di sisi lain, partisipasi aktif masyarakat Kelurahan Tidore menjadi pendorong semangat yang luar biasa. Mereka tidak hanya hadir, tetapi juga mengoordinasikan titik-titik kotor yang membutuhkan perhatian lebih. Akibatnya, proses pembersihan menjadi lebih cepat dan merata.

Pada akhirnya, aksi ini bukan sekadar tentang membersihkan sampah. Lebih jauh lagi, kerja bakti ini berhasil memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan kata lain, sinergi ini membangun ketahanan lingkungan dan sosial yang lebih tangguh untuk menghadapi tantangan serupa di masa depan. Kesimpulannya, semangat gotong royong yang telah dibangun harus terus dipelihara demi menjaga keasrian dan kenyamanan Sangihe tercinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.