Pertamina Gerak Cepat! Pantau SPBU di Manado untuk Pastikan Layanan Prima Bagi Masyarakat
News Buroko- Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam memberikan pelayanan energi terbaik kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Kali ini, sebuah program pemantauan mendadak digelar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.951.19 Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. Inisiatif strategis ini tidak hanya bertujuan memastikan kelancaran operasional, tetapi juga membangun kepercayaan publik bahwa setiap liter BBM yang dibeli konsumen adalah yang terbaik baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Baca Juga : Membangun Ekosistem Politik Sehat, Pemprov Sulut Salurkan Dana Parpol Tahun 2025
Program yang diberi nama “Pantau SPBU” ini merupakan kolaborasi sinergis antara Pertamina Patra Niaga, Asosiasi Pengusaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), dan UPTD Metrologi Pemerintah Kota Manado. Kehadiran langsung tiga pilar ini di lokasi menunjukkan keseriusan dalam menciptakan ekosistem layanan BBM yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Komitmen Tinggi di Lapangan
Fanda Chrismianto, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, hadir langsung untuk memimpin pemantauan. Dalam pernyataannya, Fanda menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab corporate yang berkelanjutan.
“Program Pantau SPBU ini adalah jantung dari komitmen kami untuk menjamin layanan prima,” ujar Fanda Chrismianto di sela-sela kegiatan, Rabu. “Ini adalah momentum penting untuk memperkuat fondasi pelayanan kami, sekaligus mendengarkan langsung aspirasi dari lapangan. Banyak hal positif yang kami temukan, yang membanggakan. Namun, kami juga mendapatkan beberapa catatan konstruktif yang telah kami sampaikan kepada pihak pengelola SPBU untuk segera diperbaiki. Intinya, kehadiran kami di sini adalah bukti komitmen kuat untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen Pertamina tercinta.”
Dukungan Penuh dari Asosiasi dan Pemerintah
Kolaborasi menjadi kunci kesuksesan program ini. Sony Bongkriwan, perwakilan dari Hiswana Migas DPC V Kota Manado, menyatakan dukungan penuh asosiasinya. Ia menekankan pentingnya distribusi energi yang adil, tepat sasaran, dan sesuai regulasi.
“Pada pemantauan pagi ini, fokus kami tertuju pada tiga aspek utama: kualitas pelayanan kepada konsumen, mutu produk, dan kepastian kuantitas,” jelas Sony. “Hiswana Migas mendukung penuh upaya penyaluran BBM yang merata dan tertib untuk seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Dengan pengawasan seperti ini, kami berharap dapat mencegah adanya penyimpangan dan menjaga iklim usaha yang sehat.”
Sementara itu, dari sisi teknis, Nauli Rapal dari UPTD Metrologi Pemerintah Kota Manado memberikan kepastian yang sangat dibutuhkan masyarakat. Timnya melakukan pengukuran ulang secara langsung terhadap beberapa nozzle atau pistol pengisi BBM menggunakan bejana ukur standar nasional.
“Hasil pengukuran kami hari ini menunjukkan bahwa takaran atau volume BBM di SPBU Paal Dua ini telah sesuai dan memenuhi ketentuan yang berlaku,” tegas Nauli Rapal. “Ini adalah kabar baik bagi konsumen, karena mereka mendapatkan haknya secara utuh. Pemantauan rutin seperti ini sangat penting untuk menjaga konsistensi dan standar.”
Membangun Kepercayaan, Melayani dengan Hati
Program Pantau SPBU tidak hanya sekadar tentang memeriksa angka di alat ukur. Lebih dari itu, ini adalah tentang membangun komunikasi dan kepercayaan. Kehadiran manajemen senior Pertamina di lapangan memberikan sinyal positif bahwa perusahaan tidak berjarak dengan konsumen dan mitra usahanya. Setiap masukan, keluhan, dan apresiasi dari masyarakat menjadi bahan evaluasi yang berharga untuk perbaikan berkelanjutan.







